Saturday, May 17, 2014

Bilang-Bilang Tentang Garamata

Maka hio hari kute nu bilang-bilang
si mula tubuh ibabo taneh mekapal enda
lako nitabah mama Tambarmalemna ndube
itepi-tepi Layo Pertaburen
tapiyan (tapin) turang beru Tarigan
si terbelas kata mehuli
la erbaba tuhuna.

Sunday, May 11, 2014

Panggilan Khas (Original Karo Punya)

Suku Karo merupakan salah satu suku asli Sumatra Utara. Suku Karo memiliki daerah asal yang biasa disebut dengan Taneh Karo Simalem dan memiliki salam khas yaitu Mejuah-juah. Suku Karo memiliki berbagai macam jenis sastra seperti Kuning-kuningen, Bilang-Bilang, Turin-Turin dan masih banyak lagi.

Tuesday, May 6, 2014

Kuning-Kuningen (Bagian 5)

Kuning-kuningen adalah aset Suku Karo dalam bentuk sastra atau dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai teka-teki.

1. Sekalak sinare-nare, sekalak si ngergut-ergut, naktak si mbentarna maka ngadi. Kai?
    Seorang menunggu, seorang lagi mengangguk-angguk, jatuh yang putih baru berhenti. Apakah itu?
    Jawab: Kalakati (alat pembelah pinang)

Monday, April 21, 2014

Bilang-Bilang

Maka io ari kute nu bilang-bilang nu buluh belangke
lako nitabah mama anak Karo-karo mergana ndube
ibabo taneh mekapal enda man tagan perkapuren
(De enggo jadi tagan)
tambahna tole man ingan nuri-nuriken pusuh rabut la tembena
(O silihku karina) kataku sea erndobah-ndobah
Entah bue gia labuhna, e man lantasenndu
la ne nge min terturi-turiken
buen naring (kidah) si man gelaren (turinna ate mesui)
O nande beru Tariganku
(Entah) nidarami kal pe jelma perliah (i babo taneh mekapal enda)
entah si la lit nge bagi ajang(ku) enda

Bilang-Bilang

Maka io ari kute bilang-bilang nu buluh
si mula tubuh ni teruh langit meganjang
ni babo taneh mekapal
si lebe ertubis maka erbuku
si lebe erbuku maka erngawan
si lebe erngawan maka erlawak
si lebe erkuncir maka erbulung

Thursday, February 27, 2014

Di Ture

Suatu ketika kala malam mulai larut dan dingin mulai menusuk seluruh persendian tulang di dalam tubuh. Malam itu bulan memancarkan sinar yang begitu terang dan menerangi setiap sudut desa yang dipenuhi dengan Siwaluh Jabu.

Kreeeeek.....! Terdengar suara pintu dari salah satu Rumah Adat, suara itu berasal dari Ture Jahe.
Perlahan pintu terbuka, terlihat seorang gadis hendak keluar dari rumah.

Receive dan Construct dalam Identitas Kekaroan

Karo Bukan Batak. Topik ini masih sangat sering diperbincangkan di dunia nyata maupun dunia maya khususnya jejaring sosial facebook. Sepertinya orang-orang yang mengumandangkan KBB ini tidak akan pernah berhenti sebelum apa yang mereka inginkan benar-benar telah mereka raih seutuhnya. Karo tanpa penyematan kata Batak atau suku Karo, inilah yang mereka inginkan. Pengakuan akan Karo sebagai sebuah suku yang berdiri sendiri, bukan sub suku ataupun disamakan dengan suku yang lain.

Thursday, February 20, 2014

Haruskah Karo Menjadi Batak Hanya Karena GBKP?

Sering muncul pernyataan "selama kata Batak masih menempel di GBKP, Karo adalah Batak" dan masih banyak lagi pernyataan sejenis yang dijadikan alasan oleh orang-orang yang kontra KBB dalam menentang gerakan Karo Bukan Batak. Entah apa maksud mereka membenturkan GBKP dengan KBB? Apakah karena kehabisan kamus untuk membantah? Mungkin.

Cintaku Lama Menanti

Selepas SMA mereka berpisah. Gadis itu, gadis pujaan hati Suranta memilih untuk melanjutkan pendidikannya ke kota besar. Impian yang selama ini terpendam ingin diwujudkan olehnya. Tinggal hitungan jam dia kan pergi tinggalkan kampung halaman. Tinggalkan Suranta yang terlanjur mencintainya.

Wednesday, February 12, 2014

Apa Yang Anda Pikirkan Tentang KBB?

Apa sih yang anda pikirkan tentang KBB? Pernah sekali pertanyaan ini dilayangkan oleh seorang teman kepada saya ketika saya mengampanyekan KBB kepadanya. Belum sempat menjawab pertanyaan tersebut, dia lalu meneruskan lagi bicaranya. Untuk apa anda berbicara tentang KBB? Hal itu sama sekali tak penting. Anda hanya menyia-nyiakan waktu untuk sesuatu yang sama sekali tidak menguntungkan. Begitulah pernyataan teman saya tersebut ketika saya menyampaikan KBB kepadanya.