Berbicara
mengenai traveling, pasti sobat semua yang menyukainya bukan. Banyak tempat
wisata yang menarik untuk dikunjungi di Indonesia, salah satunya adalah air
terjun. Untuk yang satu ini, saya punya rekomendasi destinasi wisata yang
menarik untuk sobat kunjungi yaitu Air
Terjun Sipiso-piso. Air Terjun Sipiso-piso merupakan salah satu air terjun
yang ada di Sumatra Utara, tepatnya di desa Tongging kec. Merek kab. Karo,
sekitar 90 km dari kota Medan.
Tuesday, June 9, 2015
Rindu (Robert Sinuhaji SE)
Oleh: Robert Sinuhaji SE
Rindu 1
Ke
mana dia?
Telah
lama aku mencarinya
Berdiri
lagi aku di tepi jendela
Memandang
rembulan
Kalaulah
senyum ada di sana
Saturday, June 6, 2015
Saturday, May 23, 2015
Monday, April 6, 2015
Thursday, March 19, 2015
Lagu Karo Dengan Kritikan Sosial (Kacepe Tangas-Tangas)
Di Indonesia tak banyak lagu yang bertemakan kritikan sosial baik itu kritikan terhadap pejabat negara, komunitas, perusahaan, bahkan rakyat biasa sekalipun. Jika kita hitung, mungkin tidak ada setengah dari seluruh hasil karya musisi Indonesia yang memiliki tema kritikan sosial. Kebanyakan lagu yang diciptakan bertema cinta dengan lirik-lirik manis dan romantis. Walaupun begitu, kita sebagai penikmat seni harus memberikan apresiasi kepada hasil karya musisi-musisi Indonesia.
Thursday, November 13, 2014
Thursday, November 6, 2014
Djamin Gintings Selamatkan Daerah Modal
Oleh : Usman Pelly
Saya masih ingat sosok perwira-perwira TNI ketika itu. Djamin Gintings orangnya kurus tinggi semampai, selalu pakai peci tentara.
Setelah Kutacane dibombardir dua pesawat pemburu Belanda, esok paginya saya ikut kakek mengungsi ke sebuah desa sekitar 12 km dari kota. Setiap pagi saya dan kakek ke kota dari desa pengungsian itu untuk berjualan di pasar. Kami melewati Macan Kumbang, sebuah perkebunan karet yang dibangun semasa Jepang. Ternyata beberapa minggu sebelum penyerangan pesawat Belanda itu, Macan Kumbang, telah menjadi markas pertahanan Let.Kol. Djamin Gintings, Komandan Resimen IV TNI pindahan dari tanah Karo.
Thursday, October 30, 2014
Maba Belo Selambar
Maba belo selambar, e me kap upacara adat Karo “nungkun diberu” si enggo ertentu jelmana. Acara pokok ibas maba belo selambar “nungkun kata kalimbubu,” e me kap kerna kesenangan ukur anak ipupusna si diberu erjabu ras nungkuni. Adi si man sungken e la beru si ngumban (permen nande) entah e beru puhun (impal erkiteken bapa), maka semalna enggo lit arih-arih si dilaki ras si diberu maka atena erjabu duana. Ranan entah pe arih e enggo ikut je orang tua entah pe anak beruna maka iban “maba belo selembar”. Enca lit arih enda, maka pihak si dilaki ras si diberu ngataken sangkep nggeluh na pelepar, gelah reh tupung wari si enggo i tentukan lako runggu kerna maba belo selambar. Sangkep nggeluh aras si empo (sidilaki) e me kap: simupus, sembuyak, senina siparibanen, senina sepemeren, senina sepengalon. Anak beru cekuh baka, anak beru ipupus, anak beru angkip, anak beru sepemeren, anak beru menteri. Kalimbubu si ngalo ulu emas, kalimbubu simada dareh, kalimbubu i perdemui ras kalimbubu sepemeren, bage pe puang kalimbubu ( singalo perkempuan).
Monday, September 1, 2014
Kampil Kuhi Belona (Lagu Karo Mirip Bilang-Bilang)
Uwe tua bandu aku
rananndu e urat-uratna
ibas pusuhku ngarap kin ndube ertuah
tapi melus kal kepe
masa bungana ngarap kin ndube erbuah
tapi lawes kal kena
nande Biringna
Subscribe to:
Posts (Atom)



