Wednesday, February 12, 2014

Apa Yang Anda Pikirkan Tentang KBB?

Apa sih yang anda pikirkan tentang KBB? Pernah sekali pertanyaan ini dilayangkan oleh seorang teman kepada saya ketika saya mengampanyekan KBB kepadanya. Belum sempat menjawab pertanyaan tersebut, dia lalu meneruskan lagi bicaranya. Untuk apa anda berbicara tentang KBB? Hal itu sama sekali tak penting. Anda hanya menyia-nyiakan waktu untuk sesuatu yang sama sekali tidak menguntungkan. Begitulah pernyataan teman saya tersebut ketika saya menyampaikan KBB kepadanya. 

Untuk pertanyaannya yang pertama yaitu "Apa sih yang anda pikirkan tentang KBB?" saya menjawabnya dengan singkat. Seperti yang kita ketahui, KBB merupakan singkatan dari Karo Bukan Batak, yaitu sebuah gerakan moral dari kalangan suku Karo yang ingin menegaskan identitasnya sebagai suku yang berdiri sendiri yaitu suku Karo. Suku Karo bukan sub-suku dari suku lain seperti apa yang selama ini diketahui oleh masyarakat luar.

Bagi saya pribadi, KBB merupakan panggilan kekaroan yang berasal dari hati tanpa ada dorongan atau permintaan dari pihak-pihak tertentu. Hati saya berkata bahwa saya adalah suku Karo (orang Karo) bukan suku Batak (Batak Karo). Karena itu dengan tegas saya menyampiakan bahwa Karo Bukan Batak tetapi Karo adalah Karo, suku yang berdiri sendiri. Karo merupakan sebuah suku yang mandiri yang memiliki adat istiadat sendiri, memiliki kampung halaman sendiri yang biasa disebut Taneh Karo Simalem dan Taneh Karo bukan hanya sebatas Kabupaten Karo saja.

Anda juga begitu bukan? Bukankah anda juga orang Karo? Bukankah orang tua anda juga orang Karo? Kita sama, kita satu dalam Karo.

Mendengar pernyataan dan pertanyaanku dia hanya terdiam membisu. Mungkin selama ini dia sama sekali tidak perduli dengan hal ini dan sekarang sudah mulai mengerti bahwa Karo dan Batak merupakan dua (2) suku yang berbeda.
 
Untuk apa anda berbicara tentang KBB? Ini adalah pertanyaannya yang kedua. Menurut saya KBB ini merupakan suatu hal yang sangat penting, suatu gerakan yang menentukan masa depan Karo itu sendiri. Dengan mengampanyekan bahwa Karo Bukan Batak maka secara berangsur-angsur akan semakin banyak orang yang tahu bahwa Karo merupakan sebuah suku yang berdiri sendiri tanpa embel-embel Batak.

Karo Bukan Batak harga mati! Ini menyangkut jati diri, identitas yang kita bawa dan akan kita turunkan kepada generasi penerus, kepada lentera penerang suku Karo di masa yang akan datang. Generasi yang tidak akan dilanda krisis identitas, yang berdiri tegak menjunjung dan bangga akan Kekaroannya.


Lagi, dia semakin terpaku dan terlihat semakin mengerti akan gerakan KBB beserta tujuan mulia yang terkandung di dalamnya.
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment