Saturday, June 6, 2015

Rindu Yang Mengendap



sumber gambar: pinsta.me


Oleh: Gint’s

Rindu yang mengendap dalam secangkir kopi panas
Yang kuseduh di pagi ini
Semakin mengendap dan beraroma pedas
Kuteguk sedikit demi sedikit

Lambat laun akhirnya habis jua
Rindu yang mengendap dalam secangkir kopi
Transmigrasi ke dalam hati
Mengendap dan membatu di sana
Dalam hangatnya relung jiwa
Berselimut lebat rasa sayang
Tetap mengendap di hati
Tunggu dia leburkanmu

Senin, 06 April 2015
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment